JaF@Posterous

Just Another Web Presence 
« Back to blog

Di Jantung Malam

Di jantungnya malam, lelaki itu mengeluh..


Mengapa harus tidur, jika hanya untuk bangun lagi?


Mengapa harus bangun, jika nantinya tertidur kembali?


 

Di intinya hari, tak henti ia mencari


Buat apa bangun, kalau raga terus tertidur?


Untuk apa tidur, kalau jiwa terus terbangun?

Comments (0)

Leave a comment...

 
Got an account with one of these? Login here, or just enter your comment below.
Posterous-login    Connect    twitter